UKM Coaching & Mentoring

Irma Sustika, pemilik ISF Consulting yang juga pendiri komunitas wirausaha perempuan Womanpreneur Community yang telah memberikan bimbingan dan pendampingan pengembangan usaha kepada ribuan sahabat perempuan yang ingin merintis dan membenahi bisnis yang dijalankan seringkali menemukan berbagai kelemahan yang dihadapi pelaku UKM di Indonesia

Saat ini semakin banyak entrepreneur baru yang memulai dan memberanikan diri terjun dalam bisnis tertentu, namun kurang dibekali dengan pengetahuan yang cukup tentang aspek manajemen pengelolaan bisnis.Akibatnya banyak wirausahawan baru yang salah arah mis management dalam pengelolaan bisnisnya dan akhirnya tumbang dan bangkrut pada ronde pertama ketika bisnisnya mulai beroperasi.

Untuk itulah, ISF Consulting memberikan konsultasi bisnis dan konsultasi manajemen dengan  focus kepada Sektor Industri Kecil dan UMKM sebagai pilar penyangga perekonomian rakyat.Kami memilih segmen ini karena semakin banyak  dan antusias masyarakat dalam beberapa tahun terakhir untuk mulai terjun sebagai wirausahawan

Jumlah UKM (Usaha Kecil Menengah) yang ada di Indonesia saat ini semakin bertambah banyak, namun jumlah UKM ini ternyata tidak sebanding dengan tingkat daya saing UKM tersebut, baik secara lokal maupun internasional. Kalau kita perhatikan, kebanyakan UKM di Indonesia hanya melakukan proses produksi, berdagang, dan berekonomi, sehingga membuat daya saing UKM di Indonesia tidak bisa bersaing dengan perusahaan-perusahaan besar

salah satu kelemahan terbesar yang menghambat UKM dalam meningkatkan bisnisnya ke tahap selanjutnya ialah kurangnya perencanaan. Bagi sebagian pelaku UKM, rencana bisnis atau business plan merupakan sebuah formalitas saja, karena awalnya bisnis mereka bergerak dari lingkup yang sangat sederhana.

Berdasarkan kenyataan yang selalu ditemui Irma selama 7 tahun membina pelaku UKM perempuan, ternyata sekitar 80% UKM yang ada di Indonesia memulai UKM tersebut karena adanya desakan ekonomi bukan karena mereka memiliki produk yang unik atau keterampilan pada bidang tertentu. Tentu saja kondisi ini akhirnya membuat sebagian besar dari UKM di Indonesia tidak memiliki daya saing, dimana kita ketahui bahwa untuk tetap bertahan dan berkembang di dalam dunia bisnis yang semakin ketat kita harus memiliki keterampilan, dapat bekerja secara profesional, dan mampu menciptakan inovasi-inovasi pada bisnis mereka.

Namun demikian, apabila Anda merupakan salah seorang dari penggiat UKM yang memulai bisnis Anda dari model bisnis yang sederhana, pernahkah Anda bermimpi untuk memperbesar usaha Anda? Pernahkah Anda menyadari bahwa dengan sebuah perencanaan yang matang, besar kemungkinannya bisnis Anda akan berkembang lebih cepat?

Lalu mengapa pelaku UKM harus memiliki rencana bisnis ?
1. Membantu Anda lebih fokus
Dengan mendefinisikan dan memahami visi, misi, dan daftar tujuan yang spesifik, Anda dibantu merencanakan bagaimana dan kapan Anda harus mencapai tujuan-tujuan tersebut. Mau tidak mau, Anda dibantu untuk terus sadar, tetap fokus dan konsisten berjalan menuju tujuan tersebut.

2. Mengetahui dimana posisi Anda sekarang

Setelah mendefinisikan tujuan jangka panjang, salah satu tujuan dari rencana bisnis jangka pendek ialah mengetahui dimana posisi Anda berada saat ini. Mengetahui posisi bisnis Anda sekarang seperti mengentahui garis start pada sebuah pertandingan marathon menuju garis finish. Apabila kita tidak pernah tahu dimana harus memulai, kecil kemungkinannya kita bisa berhasil mencapai garis finish!

3. Mengetahui kebutuhan bisnis Anda

Dalam perencanaan bisnis, Anda berkesempatan menguraikan berbagai kebutuhan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Mulai dari modal, jumlah karyawan, supplier, biaya operasional dan lain sebagainya. Semua hal yang dibutuhkan perlu dirincikan dan tentukan strategi untuk memenuhinya.

4. Membantu Anda dalam persaingan dengan kompetitor

Dengan perencanaan bisnis yang memadai, Anda bisa lebih fokus dalam mencari keunikan bisnis Anda dibandingkan kompetitor dan kemudian bersaing secara sehat. Tentu saja, hal ini perlu didahului dengan menganalisa kompetitor kita terlebih dahulu.

Nah, sekarang sudah percaya kan betapa pentingnya perencanaan bisnis?

Untuk membantu anda mengatasi permasalahan tersebut, maka kami memberikan jasa konsultasi bimbingan pendampingan strategi bisnis sesuai dengan kebutuhan anda, antara lain meliputi

§  Perencanaan dan Pengembangkan Produk dan Layanan Jasa (research product & services, product design, product pricing and product development, Penelitian tentang pilihan jenis produk dan layanan jasa yang masih prospek, mendesain produk dan layanan jasa, strategi penentuan harga dan strategi pengembangan produk)

§  Strategi Pemasaran (market penetration, advertising, branding, positioning, consumer perceived, segmentation, promotional mix, marketing mix, sales training, strategi menembus pasar baru, iklan yang efektif, merek, memilih target dan segmen pasar, menilai persepsi konsumen, strategi promosi dan bauran pemasaran, pelatihan untuk bagian penjualan/salesman)

§  Pengelolaan SDM (staffing requirement, employee training & development, salary and compensation, achievement motivation & performance, team work building, seleksi penerimaan karyawan, pelatihan dan pengembangan karyawan, strategi penggajian, peningkatan motivasi dan kinerja karyawan, membangun kerjasama team).

Anda dapat memperoleh pelayanan jasa konsultasi pendampingan bisnis tersebut diatas dengan biaya yang relative murah dan terjangkau

Apabila anda membutuhkan bantuan, pelayanan dan informasi lebih lanjut dari ISF Consulting, silahkan email kebutuhan anda ke info@irmasustika.com

 

 

.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>